Friday, April 11, 2008

Nyaris Dibuang

click photo for better viewing

Karena mau jalan-jalan kesini, saya dipaksa si Tukang Dongeng untuk beli sepatu. Walaupun pada awalnya bandel dengan alasan bahwa sepatu lama saya juga udah nyaman dan tahan dingin (cuma gak tahan licin, hehehe), akhirnya saya mengalah mau juga membeli sepatu tsb.

Sepatu yang akhirnya jadi sepatu favorit ini (terutama disaat dingin seperti ini), tadinya sempat mau saya buang loh, bahkan sudah saya tinggalin ditokonya segala. Ngambek gak mau pake lagi!

Read more...


Habis ya, itu sepatu baru saya pakai satu kali, eh kok langsung kotor gitu. Ya senewenlah saya, secara harganya lumayanlah... apalagi buat kantong mahasiswa spt saya ini. Nah, berhubung sepatunya itu katanya garansi 3 tahun, jadi saya pulangin dong ke tokonya. Kebetulan kalau dalam kurun waktu dua minggu, sepatunya bisa dibalikin asal ada kuitansi.

Eh kok ya waktu saya mau balikin, kata mas-mas penjaganya gini:
"Aduh, ini mah sepatunya bukan kotor, tapi kelunturan celana panjang anda. Saya gak bisa ganti dan gak bisa mencoba membersihkan, karena garansi kami itu untuk mutu dari sepatu"

Bah!
Kalo misalnya itu kulit (sepatunya kulit balik gitu deh) bisa kelunturan, artinya mutunya gak bagus dong!

Setelah beragumentasi, saya yang kesel akhirnya ninggalin itu sepatu diatas meja kasirnya. Bodo amatlah!

Ya sebel dong, harusnya mas-mas itu nanya dulu sama manajernya, apa bisa sepatu saya diperbaikin (atau dibersihin), bukan langsung mem-vonis tidak bisa. Enak bener main ambil keputusan sepihak, lagipula saya gak minta diganti yang baru kok, saya cuma minta bukti dari garansi yang katanya 2 tahun itu. Eh iya, diralat loh sama mas-nya waktu saya bilang garansi 3 tahun - idih, gimana sih, waktu beli katanya garansi 3 tahun, kok sekarang dikorting jadi 2 tahun. Huh!

Maksud hati sih ingin mencoret merek tsb dari list barang-barang fav saya, tapi apadaya... saya kadung jatuh cinta sama model-modelnya sih, yang sepertinya saya banget.

Alhamdulillah, waktu itu ada si Tukang Dongeng yang sabar liat istrinya ngomel-ngomel (saya ngomel setelah kehilangan kesabaran mencoba bergaya super lembut), jadi itu sepatu dia bawa lagi. Coba deh kalo gak ada si Tukang Dongeng, pastinya saya gak bisa bikin foto sepatu saya seperti yang diatas, hihihihi.

Ya sudah, nanti menjelang 2 tahunnya abis, semoga aja itu sepatu rusak dan rusaknya parah sehingga harus diganti yang baru sama tokonya. Lumayan bukan?

Masih 20 bulan lagi.

---------
This photo first appeared in: Picture Perfect: Hobby.

0 comments:

Post a Comment