Tuesday, April 22, 2008

Kopenhagen: Little Mermaid, Boat Tour dan Mencari Harta Harun

My one day trip in Copenhagen aka København was rock! Seruuuuu pake bangets!
Bangun tidur subuh, saya yang seneng gitu... soalnya untuk pertamakalinya saya bakalan merasakan lewat jembatan penyebrangan yang melintasi laut. Catet ya, laut! Iya.. saya lewat Oresund Bridge, jembatan yang menghubungkan kota Malmö-Swedia dan København-Denmark. Huaaaaaaa... tau sendiri dong, saya pan takut laut... eh ini harus lewat jembatan yang bawahnya laut. Ya sedangkal-dangkalnya, tetep aja kali judulnya laut. Tapi tetep loh, saya asik motret... walaupun sambil motret sambil berdoa, hihihi.

Read more...


Sampai di Kopenhagen, saya langsung sok tau nolongin orang yang pengen ke stasiun. Jadi itu orang ketinggalan bus untuk ke Hamburg, sementara beliau harus menyambung perjalanan ke Paris dari Hamburg, jadi supaya cepat... alternatifnya adalah naik kereta. Beliau meminta saya menunjukkan jalan ke stasiun, saya yang juga orang baru disana dengan pedenya mengiyakan. Gak terlalu susah juga kok nyari stasiunnya, secara tempat perhentian busnya gak terlalu jauh dari stasiun (I could see the roof of the station from the bus stop). Alhamdulillah, selesai juga urusan membantu bapak asal Aljazair tersebut sampai beliau sukses membeli tiket.

Kata orang, kalau kita berbuat baik... inshaAllah akan mendapatkan balasan dari kebaikan juga. Itu yang saya rasakan setelah menolong bapak-bapak tadi. Waktu saya kesulitan untuk mendapatkan koin demi menggunakan air di kamar kecil utk cuci muka dan gosok gigi, ada seorang perempuan cantik yg sedang hamil muda memberikan koinnya kepada saya, gratis. Wah padahal niat saya hanya menukar loh (maklum uang yg saya tukar dari bank semuanya berbentuk lembaran kertas dan koin krona Norwegia saya gak laku). Saya juga dikasih uang oleh seorang pelajar asal Ghana warga negara Italia disaat saya ingin melanjutkan perjalanan ke Stockholm. Ceritanya sih, dia kaget waktu tau uang saya tinggal 4DKK. Ya buat apa toh saya menyimpan uang krona Denmark sementara saya sudah tidak membutuhkan lagi, rencananya sih uang sisa tsb mau saya jadikan koleksi. Trus dia memberikan saya uang yg cukup dibelikan sandwich dan air mineralnya sekaligusnya (he gave me 50DKK, equals to 7Euro something). Huaaaa... lumayan, alhamdulillah. Dia juga memberikan saya kartu gratis penggunaan internet selama 1 jam, wahhhhhhh asik banget, udah beberapa hari saya gak online. Semoga Tuhan membalas kebaikan mereka berdua, amin.

Walaupun saya berada di Kopenhagen hanya dalam hitungan jam, tapi saya cukup puas bisa melakukan walking tour yg disarankan oleh brosur yang saya dapat dari turis info. Wah, saya yang selama ini mengandalkan si Tukang Dongeng utk melihat peta (kalau kami traveling) akhirnya harus bisa membaca peta sendiri. Excited banget, seperti mencari harta karun! 5 jam waktu yang saya habiskan untuk melakukan walking tour seputaran Kopenhagen. Sebetulnya waktu yg disarankan adalah 3 jam, tapi saya menikmati setiap tempat yang saya datangi, dan tentunya asik jeprat-jepret dengan pocket digicam saya. Ya inilah enaknya solo traveling, kita tidak harus terbebani oleh keinginan dari travel mate kita yang mungkin saja tidak sama.

Saya sedikit kecewa dengan little mermaid atau den lille havfrue yang ternyata kecil banget. Susah payah saya mencari keberadaan little mermaid tsb dengan mengandalkan peta dan orientasi kanan kiri yang sering terbalik-balik, eh pas sampe ternyata imut-imut gitu patungnya. Udah gitu ya, biar bisa dapat spot yang bagus motret si putri duyung itu harus berebut tempat dengan turis lain. Eh, btw... kenapa juga harus kecewa, wong namanya little mermaid, ya pastinya kecillah... kalo gede nanti H.C Andersen dibilang bohong lagi, gak sesuai sama namanya, hehehehe.

Beda dengan di Oslo yang saya sempat ngobrol lumayan lama dengan penjaga istana di Kopenhagen ini jangankan ngobrol, liat wujud mereka secara jelas saja saya gak bisa. Bener-bener deh, itu penjaga istana seperti gula yang dikerubungin jutaan semut, yang keliatan cuma topinya aja (pantesan aja mereka dijadikan lambang biskuit terkenal dari Denmark, hihihihi). Semua orang pengen foto dengan mereka yang membuat saya malas untuk ikutan. Biarin deh, nanti aja kalo ada rejeki ke Kopenhagen lagi, baru saya puas-puasin foto sama penjaganya. Mereka lebih keren dan ngetop dari Brad Pitt atau Al Pacino, karena setiap harinya ada ratusan orang yang mengantri foto dengan mereka. I bet, their photos are hanging around the world or at least storing in every computer (tentunya komputer para turis tsb loh). Iya gak sih ;)


Berhubung waktu saya terbatas, saya sengaja ikut boat tour seharga 60DKK (8Euro something) selama 1 jam. Adalah keputusan yang tepat utk ikut boat tour ini, karena saya bisa melihat sisi lain dari Kopenhagen yang sebelumnya sudah saya lewati melalui walking tour. 8Euro mah nothinglah dibandingkan dengan pengalaman yang saya dapatkan lewat boat tour tsb. Kalo traveling mah diusahakan jangan pelit deh to get the experience, karena pengalaman itu bener-bener gak ada harganya.

Oya, saya sempet dicandid loh sama seorang fotografer bule. Kok saya tahu sih? Geer kali? Ya walaupun buat saya geer itu lebih baik daripada minder, tapi saya tau dicandid ya dari si fotografer tsb. Kebetulan saya yg pengen narsis kebingungan cari orang utk motret. Begitu saya liat beliau sedang asik motret dengan kamera idaman (dslr dengan lensa putih, manteeepppppp), saya panggil aja deh. Trus beliau bilang kalu tadi sempet ngendid saya yg lagi asik motret. Wahhhh, semoga aja dia gak kecewa liat hasilnya, secara saya mah gak banget deh kalo difoto, hehehehe.


Yang namanya solo traveling itu ternyata mendatangkan teman-teman baru loh dan memperluas networking. Karena saya sendirian dilocker room sambil nungguin jam berangkat ke Stockholm, saya berkenalan dengan seorang backpakcer asal Polandia yang tinggal di Warsawa. Wah... bakalan punya teman keliling nih kalo nanti saya ke Warsawa. Trus saya juga punya teman baru orang Nepal yg sedang sekolah di Kopenhagen. Dia ini paginya udah ngobrol loh sama saya di kamar mandi, trus sorenya ketemuan lagi. Ah senangnya. Solo traveling memang bukan ide buruk!

Bersambung...

---------
Photos: (all taken by me)
- Oresund Bridge yang menghubungkan Swedia dan Denmark.
- Kapal layar.
-
Den Lille Havfrue yang beneran kecil.
- H.C Andersen yang suka dongeng.
- Amalien Borg diambil disaat mengikuti boat tour.
- Pemandangan cantik sepanjang kanal.

Foto-foto lain bisa dilihat di:
Scandinavia: Day 3 - Copenhagen (Walking Tour)
Scandinavia: Day 3 - Copenhagen (Boat Tour)

2 comments:

  1. hi, ketemu blog mu lewat Indonesian Abroad.com

    Great to read about Copenhagen again described by the eyes of a traveller. Udah bosen soalnya :D

    ReplyDelete
  2. hai juga... makasih udah mampir

    waaaaa aku pengen banget ke Copenhagen lagi, belum puas soalnya :)

    ReplyDelete