Wednesday, March 12, 2008

Stockholm: Bandara Ditengah Hutan dan Air Mineral

Setelah gagal menjejakkan kaki di negara-negara Inggris Raya, sayapun mengalihkan tujuan ke negara-negara Skandinavia (Swedia, Norwegia, Denmark). Bukan perjalanan yang panjang, hanya perjalanan singkat saja, uji nyali solo traveling di-negara-negara yang bahasanya-pun tidak saya kenal.

Read more...

Berangkat dari airport Bremen dengan menggunakan Ryan Air (yang alhamdulillah tepat waktu, tidak seperti yang ditakut-takuti orang bahwa bisa saja pesawat saya dibatalkan, uh!) yang akan membawa saya ke bandara Stockholm Skavsta.

Waktu pesawat akhirnya mendarat dibandara tsb, saya yang: "hah! dimana ini?"
Hehehehe, bukan apa-apa sih, masalahnya itu bandara adanya ditengah hutan pinus (atau cemara) dan proses dari landing sampai berhenti total itu sebentar banget. Benar-benar pengalaman tak terlupakan.

Berhubung saya harus ke Stockholm sementara bandara tsb adanya di Nykoping, sayapun meneruskan perjalanan dengan menggunakan bus khusus bandara dengan tiket sekitar 20€ pp (Stockholm adalah starting and ending point saya dalam melakukan tour Scandinavia ini). Didalam bus, saya duduk disebelah seorang bapak-bapak bertampang Asia yang sedang asik makan kacang. Bapak yang ternyata orang Korea tersebut menawarkan makanannya, tapi berhubung saya gak mau nantinya kehausan, ya saya tolak. Kami akhirnya malah jadi ngobrol sepanjang jalan yang membuat saya tahu bahwa beliau hanya transit di Stockholm untuk kemudian kembali ke Seoul. Beliau habis berlibur kebeberapa negara Eropa dengan keluarga, namun karena urusan pekerjaan, berangkat dari Seoulnya tidak satu pesawat dengan anak-anak dan istrinya.

Untuk membunuh waktu, kami berdua mengeksplore daerah sekitar stasiun kereta, dan pastinya sih foto-foto juga. Kami sempat nonton konser gitar di gereja dekat stasiun. Permainan gitarnya mantap juga, namun karena kami masih harus melanjutkan perjalanan, kami tidak menonton konser tsb sampai selesai.

Si bapak yang terlihat sangat sederhana itu ternyata adalah salah seorang petinggi di BMW Seoul. Duh, dasar deh... gak jauh-jauh memang saya dari Jerman tercintah, sampai teman seperjalanan dari Nyköping ke Stockholm pun bekerja diperusahaan Jerman. Kemana saya pergi, pasti deh ketemunya sama orang Jerman atau orang yang berhubungan dengan negara Jerman.

Walaupun hanya sempat mengeksplore sebagian kecil dari Stockholm, tapi kesan yang saya dapat.. kota ini sangat cantik, apalagi dengan kanal-kanal dan sungai yang mengalir ditengah kota memberikan kesan romantis. Ah, andai saja perjalanan kali ini saya lakukan bersama si Tukang Dongeng, pasti sangat menyenangkan.

Dari Stockholm, saya akan memulai petualangan di Oslo, Norwegia. Sebelum berangkat dengan Swebus Express (sangat disarankan, karena harganya yang ramah untuk student yang memiliki International Student Identity Card), saya menyempatkan untuk membekali diri saya dengan air minum. Ya, tau sendiri... saya minumnya banyak, dan saya takut perjalanan akan nonstop atau kalaupun berhenti tidak ada kios untuk membeli air minum. Harga air minum botolan di Stockholm benar-benar mencekik leher, hehehe. 3 Euro something untuk kemasan 1 liter! Hebat!
Ya tapi daripada dehidrasi kehausan, dibeli juga dong.... masa buat diri sendiri aja pelit sih, gak asik ah!

Bersambung...

---------
Photos: (all taken by me)
- Terminal khusus Ryan Air di Bremen
- Boat yang melintasi sungai disepanjang daerah stasiun.
- Salah satu sudut kota Stockholm waktu sunset.

Foto-foto lain bisa dilihat di: Scandinavia: Day 1 - Stockholm

0 comments:

Post a Comment